Capek Muter-Muter di Taman Margasatwa Ragunan Jakarta
- budiawanagus
- Sep 4, 2024
- 2 min read

SAYA tinggal di Jakarta hampir sepuluh tahun. Tapi, belum pernah satu kali pun main ke kebun binatang atau Taman Margasatwa (TMR) Ragunan, Jakarta. Nggak kepengen.
Namun, saat istri dan anak main ke Jakarta, TMR Ragunan masuk dalam daftar kunjungan kami. Kebun binatang menjadi tujuan yang pas untuk keluarga dan anak-anak.
TMR Ragunan berada di Jalan Harsono RM, Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Lokasinya strategis dan mudah diakses dengan moda transportasi apa saja karena berada di pusat Kota Jakarta.
Perjalanan dari kos kami di Kebayoran Lama ke Ragunan sebenarnya bisa ditempu dalam waktu 30-40 menit. Tapi, karena jalanan Jakarta macet, kami sampai di parkiran motor Ragunan hampir 1 jam.
Perlu diketahui, pengunjung yang ingin masuk TMR Ragunan harus memiliki Jackcard. Sudah tidak ada tiket manual. Jika tidak punya, kita bisa membelinya di loket tiket plus isi saldo. Kami membeli satu kartu yang bisa dipakai untuk bertiga.
Setelah memasuki pintu gerbang otomatis, kami sedikit bingung. Selain karena belum pernah ke sini, TMR Ragunan luas banget. Jadi, kami tidak ada target pengen melihat apa. Apa-apa yang duluan terlihat, itulah yang kami datangi.
Kami mendatangi dari satu kandang ke kandang lain, istirahat, jalan lagi, istirahat lagi, jalan. Terus begitu sampai capek dan gerah. Siang itu memang agak terik. Pepohonan besar yang banyak tumbuh di sana belum bisa melindungi sepenuhnya dari panas.

Ragunan memiliki area seluas 127 hektare dengan koleksi satwa lebih dari 2.281 ekor. Jadi, jalan kaki untuk mengelilingi kebun binatang ini gak mungkin. Sudah pasti capek.
Untuk itu, pengelola menyediakan penyewaan sepeda biasa, sepeda listrik, dan mobil golf. Bisa juga naik kereta gandeng bersama pengunjung lainnya.
Fakta TMR Ragunan
Tahu tidak? TMR Ragunan ternyata sudah ada sebelum Indonesia merdeka. Kebun binatang ini didirikan pada 19 September 1864 di Batavia dengan nama Planten en Dierentuin di Jalan Cikini Raya 73, Jakarta Pusat.
Setelah Indonesia merdeka, pada tahun 1949, namanya diubah menjadi Kebun Binatang Cikini. Karena lahan terlalu sempit, pemerintah Indonesia memindahkan kebun binatang ini ke Ragunan, Pasar Minggu, sampai saat ini.
Taman Margasatwa Ragunan diresmikan Gubernur Jakarta Ali Sadikin pada 22 Juni 1966. Hingga kini, TMR Ragunan tetap menjadi salah satu tujuan favorit keluarga untuk mengisi waktu libur bersama keluarga dan orang tersayang. (*)



Comments